Pengajian bulanan di SMA IT AR RAIHAN

Pengajian bulanan di SMA IT AR RAIHAN

Administrator | Selasa, 06 Januari 2015 - 14:14:19 WIB | dibaca: 1550 pembacaPrint Friendly Version of this pagePrint Get a PDF version of this webpagePDF

Senin, 05 januari 2015 SMP & SMA IT AR RAIHAN memulainya selain pengenalan kepada para murid materi- materi ajar dalam semester genap tahun ajaran 2014/2015, para guru, HRT dan staff juga dibelaki dengan pengajian bulanan sebagai bagian kewajiban sekolah untuk meningkatkan pemahaman tentang agama dan sarana konsultasi keagamaan.

Pengajian bulanan di AR RAIHAN sampai hari ini di isi oleh ust. Bukhari, MA selain tokoh agama beliau juga bagian dari keluarga besar AR RAIHAN, tepatnya ia sebagai penasehat keagamaan di Yayasan. Pada kesempatan yang berbahagia ini, Ust. Bukhari menyampaikan berbagai faktor/ sebab menyimpangnya Aqidah, diantaranya yang beliau sampaikan adalah:

  1. Al Jahlu / kebodohan. Menurutnya, penyimpangan akidah yang marak terjadi di masyarakat pedesaan dikarenakan kebodohan masyarakat terhadap ajaran agamanya sendiri. Peran yang bisa dijalani sebagai pendidik adalah memutus mata rantai kebodohan itu sendiri, terlebih lagi kebodohan terhadap agamanya sendiri.
  2. Iftiraq dan katsratu bida'/ banyaknya golongan dan bid'ah dalam urusan agama, banyaknya golongan dalam beragama menyebabkan banyak masyarakat yang awam yang hanya mengikuti saja bisa jatuh dalam jurang kesesatan dan banyaknya hal-hal yang diperbaharui dalam agama yang bukan bersumber darinya juga membuat banyak orang menyimpang dari aqidah, begitu imbuhnya ust. Bukhari.
  3. Taklidul 'ama/ membuntuti yang membutakan, beliau menyampaikan bahaya penyakit ini, karena jika ada kesalahan di dalam diri seorang guru maka murid akan mengikuti gurunya, jika dituntun ke dalam jurang maka murid akan ikut jatuh ke dalam jurang. sepertinya tidak ada penyakit yang jauh lebih bahaya dari taklid /buta ini.
  4. Ta'ashub/panatik, beliau menerangkan boleh panatik boleh tapi tidak berlebihan, karena agama Islam selalu mengajarkan untuk bersikap pertengahan atau dalam bahasa lain cinta terhadap tokoh agama dan yang lainnya harus cinta yang tidak berlebihan, dan harus didasari oleh Ilmu.
  5. Mengambil sumber pengetahuan dari sumber yang salah, disini beliau meminta kepada semua tenaga pendidik dan kependidikan harus lebih selektif dalam mengambil sumber pengetahuan apalagi ini tentang pondasi dalam agama.
  6. Al goflah/ lalai, kemalasan bagian dari penyakit yang dapat membuat penderitanya tersesat dalam kegelalapan.
  7. Media juga menjadi perhatian beliau, karena di jaman informasi dan teknologi yang modern ( canggih) informasi dapat di akses dimana dan kapan saja yang tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Guru dapat ditemui kapan dan dimana saja, dengan kata lain kita dapat mempelajari Ilmu-ilmu agama (Islam) baik dari media cetak dan Elektronik (internet) namun  jika salah dalam memilih bahan ajar yang digunakan sebagai referensi (guru) baik sebagai khasanah pengetahuan untuk diri sendiri terlebih akan sangat fatal akibatnya jika referensi tersebut diajarkan pula kepada anak didik.

 

Demikian hal-hal penting dalam acara tersebut, semoga para pembaca bisa mendapatkan ilmu dari ringkasan ceramah yang disampaikan oleh Ust. Bukhari, MA.






Komentar via Facebook




Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)
 


Top
  • Algreen Teknologi